Translate

Saturday, May 4, 2013

Jobdesk dan HRD ( Review Psikologi Industri - 2)


Minggu 28 April 2013
Hari itu saya dan teman-teman yang lain kuliah full dari jam setengah 9 pagi hingga jam 6 sore. Dan mata kuliah Psikologi Industri ada di jam setengah 4 sampai jam 6 sore. Alhamdulillahnya sore itu kebagian pelajaran Psikologi Industri jadi lumayan bisa refresh otak karena sebelumnya pelajaran kalkulus yg lumayan nguras otak saya ampe keram.
Sore itu Pak Seta ngasih wawasan baru lagi buat kita yang sangat bermanfaat yaitu tentang Jobdesk dan apa sih peran HRD dalam suatu perusahaan. Pertama kita bahas tentang Jobdesk dulu ya.

Apa sih Jobdesk itu?
Menurut suatu website jobdesk itu adalah Sebuah kumpulan informasi jabatan dan disusun secara sistematis yang diperoleh melalui Job Analysis, yang dapat mengidentifikasi dan menguraikan suatu jabatan atau posisi tertentu sehingga membuat status setiap jabatan menjadi jelas akan: Fungsi & Perannya, Hasilnya, Tanggungjawabnya.

Manfaat Jobdesk itu apa emangnya?

1.    Membantu atasan dan bawahan mengerti: Mengapa suatu jabatan diadakan dan Apa tujuan utamanya.
2.    Sebagai Alat Managemen untuk mengintegrasikan fungsi-fungsi : Performance Management, Staffing & Selection, Organization Design, Reward System, Career Development & Training.
Menurut alurnya sih begini



Penjelasan alurnya kurang lebih begini :

Sebuah perusahaan pasti punya fungsi strategis, fungsi strategis ini akan dituangkan dalam tujuan dari perusahaan tersebut. Tujuan ini kemudian dituangkan lagi kedalam visi dan misi perusahaan,
Untuk mencapai visi dan misinya perusahaan akan membuat rencana rencana strategis tahunan 5 tahun, 10 tahun dst. untuk mencapai target dari tiap rencana ini pastinya akan muncul fungsi fungsi atau bagian bagian dalam perusahaan tersebut seperti bagian keuangan, custamer service, HRD, dll
Dalam suatu bagian agak ga mungkin kalo dianggotakan satu orang saja, oleh karena itu dibuatlah suati struktur organisasi. Dari struktur ini ditentukanlah posisi atasan dan bawahan. Setelah ditentukan posisi jabatan dibuatlah jobdesk buat mereka supaya jelas apa yang harus mereka kerjakan.

Oke cukup untuk pembahasan tentang Jobdesk. Sekarang kita ngebahas tentang HRD ya.

Apa itu HRD ?

Setelah saya browsing jadi gini nih pengertiannya :

Pengertiah HRD adalah singkatan dari Human Resources Development. Dalam ilmu terapannya, HRD biasa disebut sebagai “Personalia” atau “Kepegawaian”. HRD dalam manajemen juga biasa disebut dengan “Human Capitol” atau “Human Resources Management”.
Menurut Raymond A. Noe (2000), "Human Resources Management refers to the policies, practices, and systems that influence amployees behavior, attitudes, and performance”.
Menurut William B. Werther Jr. (1993:10), "The purpose of human resource management is to improve the productive contribution of people to the organization in an ethical and socially responsible way". 
Arti lain dari Human Resources Development (Sumber Daya Manusia/SDM) adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktifitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan. Bagian atau unit yang biasanya mengurusi sdm adalah departemen sumber daya manusia. Manajemen sumber daya manusia juga dapat diartikan sebagai suatu prosedur yang berkelanjutan yang bertujuan untuk memasok suatu organisasi atau perusahaan dengan orang-orang yang tepat untuk ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat organisasi memerlukannya.

Tugas HRD itu apa yaaaaaaa?
Jadi staff HRD itu ternyata ga semudah saya bayangin. Gini nih uraian tugas mereka :

Seleksi dan rekrutmen
bertanggung jawab untuk menjawab kebutuhan pegawai melalui penerimaanpegawai hingga penempatan para pegawai baru tersebut di posisi-posisi yang tepat. Kami percaya, agar dapatmenjalankan fungsinya dengan baik (menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat), maka biasanyafungsi ini sudah memiliki success profile sebagai acuan yang membantu menyeleksi kandidat yang sesuai.Sedangkan untuk metode seleksi, biasanya sangat bervariasi, mulai dari psikotest, interview, skill test,referensi maupun assessment center.
Training dan development
memiliki fungsi yang menjaga kualitas sumber daya manusia dalam organisasimelalui berbagai aktivitas pelatihan, pendidikan dan pengembangan sebagai upaya peningkatan kemampuandan keterampilan kerja. Aktivitas ini dapat dilakukan secara internal maupun eksternal. Menurut survey DDImengenai Leadership Forecast 2005|2006, beberapa metode pengembangan yang populer saat ini adalah on-the-job training dan coaching disusul training.
Compensation and Benefit
berfungsi untuk menyusun strategi hingga implementasi atas seluruhkompensasi yang diterimakan kepada pegawai yang mengacu pada kondisi pasar.
Penilaian kinerja
merupakan upaya monitoring kesenjangan antara standard kinerja yang diharapkandengan aktual kinerja yang ditunjukkan. Pilar performance management bertanggung jawab untuk merancang sistem hingga implementasi penilaian kinerja para pegawai hingga laras dengan objective yangharus dicapai oleh organisasi. Saat ini kami melihat berbagai strategi/metode/sistem penilaian kinerja, namunkami percaya bahwa tanpa eksekusi yang efektif maka strategi/metode/sistem yang sudah disusun akanmenjadi sia-sia. Strategi penilaian kinerja yang ideal menurut kami harus dapat menjawab perkalian berikutini:Strategic Business Focus x Cascading Accountabilities x High Quality Interactions x Ensured Sustainability= Strategy Realized
Career Planning
bertanggung jawab atas pengelolaan, perencanaan dan jenjang karir bagi seluruh anggotaorganisasi. Fungsi ini menjawab setiap pegawai memiliki jalur karir menurut tugas, tanggung jawab, dankompetensi yang ia miliki. Mengacu kepada kondisi jangka panjang, karir setiap pegawai akan ditentukanoleh kelompok kerja di mana masing-masing pegawai bekerja (vertical path), namun denganmempertimbangkan besarnya organisasi masing-masing, penyeberangan karir dari setiap kelompok tidak dapat dihindarkan (cross functhin career path) atau bahkan berpindah dari satu kelompok ke kelompok lainnya (horizontal carreer path)

Udah dulu yaa sharing session tentang Jobdesk dan HRD nya sampai jumpa di pembahasan selanjutnya temn teman. Semoga bermanfaat yaa.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment